http://uaskp10074.blogspot.com/2013/03/tugas-normal-0-false-false-false-in-x.html
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang Masalah
Dunia pendidikan dewasa ini berkembang
semakin pesat dan semakin kompleksnya
persoalan pendidikan yang dihadapi bukanlah tantangan yang dibiarkan begitu
saja, tetapi memerlukan pemikiran yang konstruktif demi tercapainya sumber daya yang
berkualitas, dan untuk
membina sumber daya manusia
yang berkualitas salah satu upayanya yaitu
melalui jalur
pendidikan. Jadi, pendidkan bukan hanya suatu upaya untuk mencerdaskan
kehidupan bangsa tetapi juga untuk mengangkat harkat dan martabat manusia.
Dalam kehidupan masyarakat biasanya
selalu terdapat perbedaan ada yang
mempunyai penghasilan ekonomi yang
tinggi dan ada pula yang mempunyai penghasilan
ekonomi
yang paling rendah.
Permasalahan
penghasilan ekonomi berdampak pada pendidikan dan juga berpengaruh pada sikap dan nilai orang tua,
terutama mengenai pendidikan anak, perhatian terhadap sekolah, dan penyediaan
sarana-sarana penunjang pendidikan di rumah. Semakin
tinggi penghasilan ekonomi orang tua, maka semakin positif sikap
mereka terhadap pendidikan, sedangkan keluarga
dengan penghasilan ekonomi rendah cenderung memandang pendidikan
secara negatif. Hal ini pasti akan mengganggu belajar
anak dan pada akhirnya akan berpengaruh pada motivasinya dalam belajar.
Keadaan yang demikian terjadi di
SMA NEGERI 4
KABUPATEN TANGERANG, dimana sekolah ini terdapat
siswa–siswi dari berbagai macam latar belakang penghasilan ekonomi keluarga yang berbeda, sehingga dapat berpengaruh pada
motivasi belajar anak.
B.
Identifikasi
Masalah
Berdasarkan latar belakang
masalah diatas, maka permasalahan dalam penelitian ini dapat diidentifikasi
sebagai berikut :
1.
Bagaimanakah penghasilan orang tua siswa di SMA Negeri 4 Kabupaten Tangerang ?
2.
Bagaimanakah motivasi belajar siswa di SMA Negeri 4 Kabupaten Tangerang ?
3.
Bagaimanakah pengaruh penghasilan orang tua terhadap motivasi belajar siswa di SMA Negeri 4 Kabupaten Tangerang ?
C.
Pembatasan
Masalah
Mengingat keterbatasan waktu dan
ruang lingkupnya pembahasan dalam tujuan penulisan ini. Maka agar pembahasan dapat terarah dan tidak keluar
dari pokok pembahasan, penulis membatasi permasalahan sebagai berikut :
1.
Penghasilan ekonomi
keluarga sebagai variabel
bebas (X), penulis batasi berdasarkan
pada tingkat penghasilan orang tua siswa yang berkisar antara Rp 1.000.000 – Rp
2.000.000 per bulan.
2.
Motivasi belajar siswa
sebagai variabel terikat (Y), penulis batasi hanya pada kelas X di SMA Negeri 4
Kabupaten Tangerang.
Berdasarkan
hal tesebut diatas, maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian mengenai “Pengaruh Penghasilan Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas X di SMA
Negeri 4
Kabupaten Tangerang”.
D.
Perumusan
Masalah
Berdasarkan
latar belakang masalah, identifikasi masalah dan pembatasan masalah tersebut
diatas penulis merumuskan masalah yang akan diteliti sebagai berikut :
1.
Bagaimanakah penghasilan orang tua siswa di
SMA Negeri 4 Kabupaten Tangerang ?
2.
Bagaimanakah motivasi belajar siswa kelas X di
SMA Negeri 4 Kabupaten Tangerang ?
3.
Bagaimanakah
pengaruh penghasilan
orang tua terhadap motivasi belajar
siswa di SMA Negeri 4 Kabupaten Tangerang ?
E.
Tujuan
Penelitian
Adapun tujuan yang
ingin dicapai dalam penelitian ini adalah :
1.
Untuk mengetahui bagaimana penghasilan orang tua siswa di
SMA Negeri 4 Kabupaten Tangerang
2.
Untuk mengetahui bagaimana motivasi belajar siswa kelas X di
SMA Negeri 4 Kabupaten Tangerang
3.
Untuk mengetahui bagaimana pengaruh status sosial keluarga terhadap motivasi belajar siswa di
SMA Negeri 4 Kabupaten Tangerang
F.
Kegunaan
Hasil Penelitian
1.
Secara
Teoritis
a. Penelitian
ini diharapkan dapat memberikan sumbangan ilmiah untuk memperluas dunia ilmu
pendidikan.
b. Memberikan
sumbangan untuk peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia, khususnya
bagi para siswa yang mengalami masalah terhadap motivasi diri dalam belajar.
2.
Secara
Praktis
a. Penulis, peneltian ini
diharapkan sebagai bahan untuk penelitian lebih lanjut dalam upaya
mengembangkan wawasan keilmuan penulis.
b. Siswa,
sebagai bahan informasi dalam upaya meningkatkan motivasi dan prestasi belajar.
c. Orang
Tua, memberikan sumbangan pikiran kepada orang tua tentang bimbingan dalam
memberikan motivasi belajar pada anak.
d. Guru,
sebagai acuan dalam melaksanakan proses pembelajaran,
khususnya dalam upaya meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
e. Sekolah,
penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang bermanfaat sebagai
masukan untuk meningkatkan kualitas output yang dihasilkan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar